Arsene Wenger Tak Menyangka Arsenal Kalahkan FC Koln

Arsene Wenger begitu tak menyangka dengan hasil laga Arsenal kontra FC Koln, yang dilaksanakan di hari Jumat (15/9) dinihari. The Gunners sukses setelah sempat laga ini tertunda karena insiden dari penonton.

Sekitar 20 ribu fans FC Koln tiba-tiba membuar rusuh di London. Padahal, klub dari Jerman itu hanya menyediakan tiket sebanyak 2.900. Jumlah penonton yang tidak diprediksi itu menjadikan pihak kepolisian kerepotan dalam mengatasinya. Akhirnya bentrok pun tidak dapat dihindari. Polisi sempat menangkap sekitar lima orang yang menjadi dalam pelanggaran ketertiban umum itu.

Akan tetapi, setelah kick-off dilaksanakan satu jam lebih lambar, Arsenal dapat menang dengan skor 3-1 atas Koln dalam laga awal fase grup Liga Europa 2017-2018 itu.

“ Kita berada dalam masyarakat dengan sistem pengamanan yang baik. Saya rasa, mereka tidak akan melakukan pelanggaran seperti berjudi di laga ini, setelah menyaksikan yang terjadi di stadion ini,” papar Wenger.

Akan tetapi, dalam laga ini, Arsenal sempat tertinggal dari tim tamu. Koln mendapatkan gol dari Jhon Cordoba yang dilakukan di menit ke-9. Bahkan, tim tamu bertahan 1-0 sampai jeda minum. Namun, setelah itu, The Gunners dapat menyamakan posisi melalui gol pemain anyarnya, Sead Kolasinac, yang tercipta di empat menit sebelum turun minum. Gol awal Alexis Sanchez pada musim ini, lalu ditambah dengan skor Arsenal pada menit ke-67.

Skor The Gunners kemudian menjadi 3-0 di jelang laga usai. Hector Bellerin berhasil memasukkan bola ke gawang Koln yang dijaga ketat Timo Horn.

Di sisi lain, Arsene Wenger sempat kebingungan dengan lamanya laga ini ditunda. “ Kami menanti laga ini dilaksanakan di ruang ganti. Kami banyak rencana untuk dilakukan. Walau kemudian, saya berpikir jika kami tidak akan berlawanan dengan mereka, ” ucapnya.

Sang pelatih FC Koln, yakni Peter Stoger, tidak memberikan komentarnya mengenai apa yang dilakukan para suporter klubnya tersebut. “ Saya tidak ingin memberikan pernyataan mengenai mereka. Saya pelatih, saya hanya mengurus tim dan sepakbola, bukan mereka, ” tegas Stoger.