Bayern Munchen Punya Dua Alasan Depak James Rodriguez

Klub besar Bundesliga yakni Bayern Munchen rupayanya berniat ingin melepas James Rodriguez ke Real Madrid lagi di penghujung musim ini. Rupanya ada dua alasan yang membuat mereka tak kuasa dengan Rodriguez.

Pertama adalah karena kemampuannya yang tidak segera memberikan hasil terbaik dan belum dapat menyesuaikan diri dengan baik di Allianz Arena.

Bayern Munchen sendiri membeli James Rodriguez dari Real Madrid sebagai pemain pinjaman dalam waktu dua tahun di musim panas 2017 yang lalu, setelah sebelumnya pemain ini tak nyaman bermain dengan Zinedine Zidane di Madrid.

Akan tetapi, hal tersebut malah jadi bumerang. James kini kesulitan bemain sehingga tak dapat bertemu dengan penampilan terbaiknya di Allianz Arena. Pemain dari Kolombia tersebut sepertinya belum dapat menyesuaikan diri dan belum mendapat waktu yang tepat, menyusul diberhentikannya Carlo Ancelotti sebagai pelatih Bayern. Dan saat ini, Jupp Heynckes tak berhasil mendapatkan hasil terbaik dari playmaker tersebut.

Beberapa surat kabar Spanyol memberitakan jika Bayern tidak akan mengambil pilihan untuk menjadikannya pemain tetap mereka. Pasalnya, selain performa yang buruk, Bayern memiliki alasan kedua ingin mengembalikan James pada Real Madrid.

Setelah yang pertama tadi, Die Roten juga kesulitan dengan pribadi James. Pemain berumur 26 tahun tersebut dinilai tak berupaya dalam belajar bahasa Jerman. Saat latihan, dia juga menjadi pemain pertama yang buru-buru pulang dari rekannya yang lain. Selain itu, pemain ini juga belum memiliki teman di ruang ganti Bayern.

Pemain dari Kolombia tersebut disebutkan membuat rekannya yang lain marah lantaran dirinya selalu mengeluh mengenai kehidupannya di Bayern Munchen pada teman dekatnya, Marcelo. Tak berupaya belajar bahasa Jerman, ditambah dengan sulitnya dia berteman di klub, pastinya menjadikan pemain El Real itu dapat saja didepak.

Di sisi lain, James Rodriguez bersikeras mengungkapkan jika dia senang berada di Bayern. Baginya Bayern merupakan klub besar. Bermain keras seperti yang dia lakukan sebelumnya di Madrid.