Dubes Argentina Tanggapi Poster Lionel Messi Berdarah Dari Pro-ISIS

Ricardo Lagorio yang merupakan Dubes Argentina yang bergerak cepat menanggapi saat tahu jika pesepakbola dunia, yakni Lionel Messi diincar oleh para teroris jelang perhelatan Piala Dunia 2018 mendatang.

Ricardo Lagorio sendiri merupakan duta besar dari Argentina untuk Rusia, yang menyakini jika sang tuan rumah pasti akan mempersiapkan segalanya demi menjaga keamanan dalam perhelatan Piala Dunia 2018 mendatang, termasuk untuk penjagaan tiap pesepakbola dunia yang bermain, dalam hal ini Lionel Messi salah satunya.

Hal tersebut dia paparkan setelah belakangan ini terdapat sebuah poster propaganda yang sangat mengganggu yang diyakini dikirim oleh kelompok pro-ISIS. Kelompok itu bahkan memberikan ancama jelang pesta sepakbola dunia akan dilaksanakan pada tahun yang akan datang, dengan memajang foto Messi yang sudah diedit sampai terlihat menangis darah.

Lagorio mengungkapkan rasa simpati dan keprihatinannya pada Messi dan masih percaya jika Rusia akan melakukan penjagaan ketat dalam hal keamanan untuk bintang Barcelona tersebut saat kompetisi ini dilaksanakan nantinya.

“ Gambar poster itu merupakan pesan yang kuat. Hal pertama yang ingin saya utarakan yakni jika saya memberikan dukungan pada Messi dan keluarganya, pasalnya ini merupakan hal yang tak nyaman untuk mereka. Dia menjadi orang berpengaruh dengan gambar itu, ” paparnya.

Lebih lanjut, Dubes Argentina tersebut tak meragukan kinerja pemerintah Rusia dan Federasi negara tuan rumah dalam menjaga keamanan di Piala Dunia 2018 nanti, untuk semua pihak yang terlibat, baik penggemar atau wisatawan.

“ Sebelumnya, Piala Konfederasi dilaksanakan dengan aman dan berlangsung baik. Saya percaya jika pihak pemerintah akan melakukan yang lebih baik lagi. Saya harap semua tenang dan tetap baik-baik saja, ” pungkasnya.

Rusia sendiri merupakan negara dengan catatan apik dalam mengurus aksi terorisme pada warganya. Jika negara lain biasanya melakukan pendekatan lembut, Rusia biasanya langsung melakukan aksi balasan yang lebih kejam.