Kencing Darah Jadi Pengorbanan Saul Untuk Atletico

Saul Niguez, 22 tahun mencoba berbagi cerita tentang perjalanan karirnya di Atletico Madrid. Dimana sang pemain menyatakan sempat menjalani masa berat ketika dirinya diganggu dengan masalah kesehatan dan hal itu tak merubah pikirannya untuk tetap membela Atletico Madrid.

Dalam cerita ini, Saul sampai harus menggunakan alat bantu bernama kateter dalam dua tahun terakhir. Mengejutkan disini ketika Saul harus menerima kenyataan pahit habis selesai bertanding atau berlatih dia sering kali kencing darah. Meski demikian, dorongan besarnya untuk tetap bersama Atletico telah merubah ketakutan tersebut.

“Kateter selalu berada didekat saya selama dua musim terakhir. Dan setiap selesai bertanding atau berlatih, saya selalu kencing darah. Jelas ini tak mudah bagi saya. Saya berjudi dengan kesehatan saya karena terdorong untuk bermain di tim utama Atletico,” ungkap Saul.

Momen semua ini muncul untuk pertama kalinya dalam laga Atletico Madrid melawan Bayer Leverkusen. Dalam pertandingan di ajang Liga Champions musim 2014/15 itu, Saul harus ditarik keluar pada menit ke-42 dan digantikan dengan Raul Garcia.

Tanpa berlama-lama, Saul langsung dilarikan keluar dari BayArena ke rumah sakit. Dalam pemeriksaan, diketahui bahwa Saul mengalami lebam pada ginjalnya. Sang pemain pun harus menerima kenyataan dan harus ditinggal sementara waktu di rumah sakit tersebut.

Namun sekarang ini semua sudah berlalu dan Saul pun merasakan kebahagian usai melewati perjuangan kerasnya melawan penyakit. Diego Simeone pun memberikan hadiah manis dengan menempatkan sang pemain selalu ditim utama Atletico Madrid.