Pemain Muda Ini Pilih Gremio Daripada Barcelona

Pesepakbola muda dari Brasil yang diinginkan Barcelona akhirnya memutuskan memperbarui kontrak baru bersama klubnya, Gremio, pada minggu yang lalu. Dia adalah Luan Guilherme, pemain incaran Barca dan Liverpool.

Pemain berumur 24 tahun tersebut bahkan disebutkan sudah menerima tawaran dari banyak klub Eropa di musim yang lalu, yang bisa menjadikannya meninggalkan Porto Alegre. Tapi, Luan Guilherme akhirnya memutuskan tetap bermain di Brasil.

Luan dan klubnya merilis pernyataan terkait kontrak baru tersebut beberapa jam sebelum Gremio bermain di babak semifinal Copa Libertadores pertengahan minggu ini. Secara kebetulan, mereka akan berhadapan dengan klub asal Ekuador, Barcelona SC.

“Kami begitu senang, karena ini yang kami inginkan. Luan menjadi pemain kami dan dia sudah bersiap menandatangani kontrak yang baru dengan kami. Ini juga menampilkan bahwa kami mau mempertahankan pemain kami, dia menjadi andalan kami dan yang paling penting para pemain yang bermain di tim pemain muda kami, ” papar Presiden Gremio, yakni Romildo Bolzan.

Lebih lanjut, petinggi ini mengungkapkan jika ini menjadi kebijakan dari pihak klub dalam mempertahankan yang terbaik dalam klub mereka. Ini pula yang sudah menjadi Gremio lebih bermain kompetitif, dan dapat mencapai babak semifinal Copa Libertadores.

Luan Guilherme sejatinya mulai debutnya di tahun 2014 lalu, dan semenjak tersebut dia masuk dalam tim inti secara reguler di klub dari kota Porto Alegre itu. Pesepakbola dunia ini sudah menciptakan dua gol di babak semifinal Copa Libertadores minggu lalu, di putaran awal.

Kemampuan Luan juga menjadi penarik perhatian tim nasional, apalagi dia merupakan pemain kunci tim Olimpiade 2016 yang mendapat emas, dan sudah mendapat kepercayaan untuk timnas senior Brasil bersama sang pelatih Tite.

Sayangnya, Gremio gagal dengan skor 0-1 dari Barcelona SC di putaran kedua semifinal yang dilaksanakan di markas sendiri, pada Kamis (2/11) pagi ini. Walau demikian, tim ini unggul pada putaran awal yang dimainkan di Ekuador, dengan skor akhir 3-0.