Ronaldo Bantah Sudah Mengemplang Pajak

cristiano ronaldo

Cristiano Ronaldo melakukan bantahan soal tudingan penggelapan pajak yang berhubungan dengan penghasilannya dari Real Madrid yang disebut-sebut menyentuh angka 14.7 juta euro.

Sebelum ini, Selasa (13/6), jaksa penuntut di Madrid mengadu kepada pengadilan di Pozuelo de Alarcon yang menyebut bila peraih empat gelar Ballon d’Or tersebut sudah mangkir dari kewajibannya membayar pajak.

Pada aduan itu juga dinyatakan CR7 sudah membangun jaringan bisnis pada 2010 silam guna menyembunyikan pendapatannya dari hak citra selama tiga tahun dari 2011 sampai 2014.

Cuma saja, Gestifute, perusahaan milik Jorge Mendes yang merupakan agen dari bintang berusia 32 tahun tersebut merilis pernyataan rinci perihal semua jumlah pendapatan kliennya dari hak citra dan menegaskan bila tuduhan pengemplangan pajak adalah bohong.

Gestifute membeberkan jika perusahaan Tollin yang didirikan pada 2004 silam saat Ronaldo bergabung dengan Manchester United tak ada hubungannya dengan kegiatan pencucian uang.

“Jaksa penuntut umum sudah memberi aduan mereka terhadap Cristiano Ronaldo dan bukan merupakan klaim yang artinya terjadi sebuah perubahan substansial,” demikian bunyi rilis resmi Gestifute.

“Jaksa penuntut umum menyangka jika Ronaldo ikut dalam tindakan pencucian uang, yang seperti dilakukan sejumlah pemain lain saat sebagian besar pendapatan langsung diterima oleh sang pemain tanpa melalui perantara pihak luar.”

“Kemudian sisa dari pendapatan sudah dibayarkan pada si pemain dan dideklarasikan di Spanyol sesuai syarat lewat pertimbangan penasehat.”

“Sama sekali tidak ada struktur khusus dibentuk untuk menghindari pajak. Tollin 100 persen dimiliki Cristiano Ronaldo semenjak pertama berdiri tahun 2004. Itu didirikan saat sang pemain tiba di Manchester United, enam tahun sebelum bergabung dengan Real Madrid dan keseluruhan pendapatannya ialah €12.753.685,28 euro.”