Tuchel dan Dortmund Resmi Pisah Jalan

thomas tuchel

Hanya bertahan dua tahun kebersamaan antara Thomas Tuchel dan Borussia Dortmund. Tuchel memilih untuk mengundurkan diri dari klub musim depan.

“Saya mengucapkan terima kasih berkat dua musim yang menggembirakan, seru, dan menegangkan ini. Tetapi sayang kebersamaan ini tidak bisa berlanjut,” demikian ucap Tuchel seperti dikutip Soccernet.

Isu tentang kepergian Tuchel memang akhir-akhir ini gencar berhembus menyusul perselisihan yang terjadi antara dirinya dengan CEO Dortmund Hans Joachim Waztke dan juga Direktur Olahraga Michael Zorc pertengahan April lalu.

Ketika itu pertandingan leg pertama 8 besar Liga Champions Dortmund melawan Monaco harus ditunda lantaran terjadinya ledakan bom di dekat stadion Signal Iduna-Park. Pada akhirnya pihak UEFA dan petinggi Dortmund setuju menunda pertandingan selama satu hari, namun hal tersebut ditentang Tuchel.

Cekcok itu kian meruncing sehingga membuat membuat masa depannya di Signal Iduna Park semakin dispekulasikan. Walaupun Tuchel sukses mengantarkan Die Borussen juara DFB-Pokal pekan lalu, hal tersebut tetap tak bisa menyelamatkan nasibnya.

Tuchel menanggalkan jabatannya dengan torehan 68 kemenangan, 23 seri, dan 17 kalah dari 108 laga sejak 2015 silam. Musim lalu Tuchel sukses membawa Dortmund lolos final DFB-Pokal namun harus tumbang dari Bayern Munich serta finis peringkat kedua Bundesliga.

“Ucapan terima kasih untuk seluruh fans, skuat, staf, dan semua yang tak berhenti memberi dukungan. Saya berdoa yang terbaik kepada fans,” sambung Tuchel yang sebenarnya punya kontrak hingga 2019 di Dortmund.

Masih belum diketahui kemana Tuchel bakal melanjutkan kiprahnya pada musim depan. Rumor pertama yang berhembus jika dia bakal dikontrak Arsenal atau Bayer Leverkusen. Sebagai suksesor Tuchel, Dortmund konon mendekati manajer Nice Lucien Favre.