Usai Ancaman Pembunuhan, Lovren Jadi Pemain Terbaik Liverpool Bulan Oktober

Pemain andalan Liverpool, Dejan Lovren, memperoleh hal tak terduga setelah menjadi pemain terbaik di Oktober lalu setelah mendapat ancaman pembunuhan untuknya dan keluarganya.

Dejan Lovren merupakan salah satu pemain yang disalahkan di balik menurunnya lini pertahanan Liverpool pada musim ini. Penampilan pemain dari Kroasia tersebut semakin menurun usai The Reds dikalahkan Tottenham Hotspur dengan skor 1-4 belum lama ini. Dia dinilai tidak dapat bermain sehingga menjadikan timnya kebobolan.

Performa Lovren pada laga kontra Spurs menjadikannya pemain yang di bully di media sosial. Sehubungan dengan hal ini, nyatanya Lovren tak mau bawa pusing. Namun, yang menjadikan pemain ini kesal adalah saat keluarganya juga dilibatkan dan diberi ancaman. Bahkan ada yang ingin membunuh mereka.

Penggemar pun merasa kasihan dengan apa yang dialami oleh pemain Liverpool ini. Mereka yang pro padanya langsung memberi dukungan untuk Lovren yang disalahkan dengan menjadikan Lovren sebagai pemenang dalam polling pemain terbaik klubnya di bulan Oktober pada situs resmi klub.

Hal ini menjadikan Lovren mendapatkan status pemain terbaik di bulan Oktober, bertepatan dengan Mohamed Salah yang menghasilkan 33 persen voting. Di sisi lain, ada pemain di peringkat ketiga ada Philippe Coutinho dengan sembilan persen.

Padahal selama bulan Oktober yang lalu, The Reds hanya satu kali menang, dua kali seri, dan sekali gagal saat Dejan Lovren bermain. Sepertinya ini menjadi hikmah masalah yang dia alami bersama keluarganya.

Saat ini, Lovren harus memberikan bukti jika dirinya memang pantas mendapatkan status pemain terbaik di Liverpool. Dia wajib membuktikan penampilannya dengan jersey seragam merah-merah melalui laga apiknya di atas lapangan.