Featured

Demi Poin Penuh, Arsene Wenger Tepikan Sanchez dan Oezil

Kali ini datang dari Arsenal yang menyatakan akan bersiap berjuang dalam laga yang krusia kontra Tottenham Hotspur di penghujung minggu ini. Demi keberhasilan tersebut, The Gunners diharapkan tidak memainkan Alexis Sanchez dan Mesut Oezil.

Arsenal memang tengah bersiap dalam derby menghadapi Tottenham Hotspur yang dilaksanakan di Emirates Stadium, Sabtu (18/11/2017) malam WIB. Tidak hanya karena gengsi tinggi yang dipertaruhkan, teh Gunners juga wajib mendapatkan tiga poin untuk memperoleh momentum yang baik.

Pada laga yang lalu, tim dari Arsene Wenger itu gagal dengan skor 1-3 dari Manchester City. Selain itu, poin penuh yang mereka harapkan supaya timnya tidak semakin jauh dari para tim atas di klasemen Liga Inggris.

Mantan pemain The Gunners yakni Charlie Nicholas menilai jika Wenger harus menepikan Alexis Sanchez dan Mesut Oezil yang akhir-akhir ini sedang dalam kondisi tidak baik demi kemenangan. Sanchez baru menciptakan satu gol dan dua assist di delapan partai liga, di sisi lain, Oezil memiliki catatan sama dari sembilan laga.

Nicholas akan lebih memilih bermain dengan Danny Welbeck dan Alexandre Lacazette. Performa Welbeck semakin penting dalam menarik perhatian di lini pertahanan Spurs, di sisi lain, Lacazette dibutuhkan karena efisiensinya dalam kotak penalti.

“Jika Arsenal fokus ingin menang dalam laga sulit seperti ini, saya akan mengungkapkan jika mereka lebih baik menurunkan Alexandre Lacazette dan Danny Welbeck, sementara Mesut Oezil dan Alexis Sanchez. Apakah Oezil dan Sanchez merupakan pemain terbaik, ya namun mereka tidak begitu apik dalam laga seperti ini,” papar Nicholas.

Sementar itu, dia mengungkapkan jika Danny Welbeck tidak memiliki bakta seperti mereka, namun dengan yang harus dilakukan melawan pola tiga bek menjadikan mereka bergerak demi mendapatkan kesempatan. Di sisi lain, Alexandre Lacazette merupakan pemain penyelesaian peluang paling baik.

Nicholas juga berharap jika Arsene Wenger memakai skema seperti mereka berhadapan dengan Chelsea dengan skor 0-0 di Stamford Bridge, dengan menurunkan Alex Iwobi, Aaron Ramsey, dan Granit Xhaka.

Jordi Mestre yakin Lionel Messi akan Bertahan di Barcelona

Masa depan Lionel Messi sampai saat ini masih jadi tanda tanya, namun Jordi Mestre memiliki keyakinan bahwa mega bintang Argentina tersebut akan bertahan di Camp Nou. Jordi Mestre sendiri adalah mantan Wakil Presiden Barcelona.

Sebagai informasi, kontrak Messi di Barcelona saat ini memang hanya tersisa sampai bulan Juni 2021 mendatang, sedangkan hingga sekarang sang kapten belum menentukan masa depannya.

Messi belum menyepakati perpanjangan kontrak baru yang diajukan raksasa Catalan, di satu sisi dia pun belum mencapai kesepakatan dengan klub lain.

Di satu sisi, Barcelona memang dituntut para fans mereka untuk mempertahankan La Pulga, tapi di sisi lain mereka juga sudah cukup terbebani dengan tingginya gaji bintang 33 tahun tersebut, mengingat klub sekarang sedang kacau kondisi finansialnya. DAFTAR SBOBET

Opsi pindah sangat memungkinkan bagi Lionel Messi, karena dikabarkan ada banyak raksasa Eropa yang siap menampung mega bintang Argentina ini pada musim panas nanti, seperti Paris Saint-Germain dan Manchester City.

Namun, Jordi Mestre yang merupakan mantan wakil Presiden Barcelona begitu yakin bahwa Lionel Messi bakal bertahan di Klub Catalan. Bahkan, jika memang pada akhirnya pergi, dia yakin itu bukan karena masalah finansial.

“Messi akan bertahan. Jika ia pergi, itu bukan demi uang,” klaim Mestre.

Barcelona sendiri di satu sisi masih sangat bergantung pada Lionel Messi, dimana itu juga terlihat jelas, raksasa Catalan kerap tak berdaya saat sang kapten harus menepi karena cedera.

Klub Catalan memang sempat berusaha merekrut para pemain top yang bertujuan menggantikan Messi, seperti Philippe Coutinho, Ousmane Dembele dan Antoine Griezmann.

Sayangnya, ketiga pemain tersebut sampai saat ini dianggap belum mampu tampil maksimal.

Menurut Jordi Mestre, masing-masing dari ketiga pemain punya alasan kenapa mereka masih belum bersinar di Barcelona sampai sekarang.

“Untuk Dembele, masalah yang ia hadapi adalah cedera. Jika bukan karena cedera-cedera itu, ia akan menjadi rekrutan hebat, seperti [Philippe] Coutinho,”

“Griezmann adalah seorang superstar, tetapi beradaptasi dari Atletico ke Barca tidaklah mudah,” sambung Mestre.

Punya Info Dari Orang Dalam, AS Roma Yakin Kalahkan Man United

Paulo Fonseca, selaku pelatih AS Roma Yakin Kalahkan Man United. Dirinya percaya diri bahwa anak asuhnya akan bisa mengalahkan Manchester United dalam leg pertama semifinal Liga Eropa 2020-2021.

AS Roma Yakin Kalahkan Man United

Paulo Focensa percaya bahwa AS Roma akan bisa mengalahkan Manchester united karena dirinya sudah mendapatkan cara untuk mengalahkan di Setan Merah dari “orang dalam”.

Pasukan AS Roma dihuni oleh dua pemain yang pernah membela Manchester United. Kedua pemain itu adalah Chris Smalling dan Henrikg Mkhitaryan.

Bek Smalling menghabiskan 10 tahun di Man United sebelum bergabung dengan Roma pada tahun lalu setelah menjalani masa pinjaman. Sementara pemain Armenia, Mkhitaryan meninggalkan Manchester ke Arsenal pada 2018, sebelum menuju ke Italia. AS Roma Yakin Kalahkan Man United.

AS Roma datang dengan percaya diri

Menjelang laga di Old Trafford pada Jumat 30 April 2021 dini hari WIB, Fonseca datang dengan kepercayaan diri. Dia berharap timnya bisa melanjutkan tren positif di Liga Eropa.

“Pertandingan ini melawan tim hebat, mungkin favorit untuk memenangkan kompetisi,” kata Fonseca mengutip Reuters, Kamis (29/4/2021).

“Kami mempersiapkan pertandingan dengan baik. Saya berbicara dengan mereka berdua yang bermain di sini dan memiliki pengalaman di momen kompetisi ini. Kami tahu ini akan sulit, kami menghormati United tetapi kami memiliki ambisi kami.”

“Kami tidak selalu mencapai semifinal, kami memahami pentingnya momen tersebut. Kami melihat fans kami dan penting untuk merasakan dukungan ini. Kami ingin berjuang untuk mereka dan untuk klub,” tambah dia.

Baca juga: Bandar Slot Online Terpercaya Betdeal

Sementara, Smalling sedang mengalami cedera lutut di awal Maret yang membuatnya harus berhenti bermain hingga akhir pekan lalu. Tanpa kehadiran Smaling, Roma cukup kesulitan dan hanya mampu memenangkan satu dari tujuh pertandingan. Dan hal ini membuat AS Roma turun ke pangkat ke posisi ketujuh di klasemen Liga Italia.

Kini dengan kembalinya Smalling, pemain muda asal Inggris tersebut berharap bisa memberikan keberuntungan bagi AS Roma.

“Akan mengecewakan jika seisi rumah tidak hadir dan semua teman dan keluarga saya menonton dua klub yang sudah menjadi bagian besar dalam karir saya,” kata Smalling.

“Sangat jarang Anda bermain melawan tim di mana Anda mengenal semua pemainnya, dan dalam pertandingan besar juga. Itu semua menjadi istimewa.”

“Saya telah melewatkan banyak pertandingan musim ini (karena cedera) dan itu tidak biasa bagi saya. Tapi saya merasa baik dan saya siap berkontribusi. Kami tahu pentingnya besok,” pungkasnya. AS Roma Yakin Kalahkan Man United.

Gary Neville Minta Keluarga Glazer Juga Mundur dari Manchester United

Pandit sepakbola Inggris, Gary Neville mengeluarkan pernyataan yang cukup emosional terkait dengan situasi yang menimpa mantan klubnya saat ini, Manchester United. Sembari menitihkan air mata, sang legenda meminta keluarga Glazer untuk angkat kaki dari Old Trafford.

Sebagaimana diketahui, Manchester United belakangan ini memang sedang berada dalam situasi yang tak kondusif. Situasi tersebut dipicu oleh keputusan klub ikut serta di ajang European Super League atau ESL.

Akibat dari keputusan tersebut, Setan Merah menerima kecaman dari berbagai pihak mulai dari fans, para pemain sampai legenda klub seperti Rio Ferdinand, David Beckham dan Gary Neville.

Bahkan, mantan pelatih legendaris mereka yakni Sir Alex Ferguson juga secara terbuka melayangkan kritik kepada Manchester United terkait ESL ini. Ferguson bahkan mengaku tidak senang dengan gagasan kompetisi Liga Super Eropa tersebut.

Setelah selama kurang lebih dua hari dipenuhi kritik, Manchester United akhirnya mengambil sikap tegas dengan mundur dari kompetisi tandingan Liga Champions Eropa terssebut.

Menariknya, Langkah itu kemudian juga disertai dengan mundurnya Ed Woodward dari jabatan sebagai wakil eksekutif United pada akhir tahun ini.

Mengomentari keputusan Ed Woodward tersebut, Gary Neville merasa bahwa ini belum cukup karena menurut dia, Ed Woodward bukanlah sosok dibalik keputusan Setan Merah bergabung dengan European Super League.

“Ed Woodward tahu waktunya di sepak bola telah berakhir, mungkin pagi ini, dan dia mungkin melakukannya untuk menghindari kritik yang akan datang dalam beberapa bulan ke depan,”

“Namun, Ed Woodward adalah batang pohon, kita sekarang harus mencari akarnya,” kata Neville kepada Sky Sports. POKER ONLINE TERPERCAYA 2021

Nah, akar yang dimaksud Gary Neville disini adalah Keluarga Glazer selaku pemilik saham terbesar Manchester United. Diapun tak ragu meminta mereka untuk mengikuti jejak Ed woodward.

“Jamie Carrager baru saja berbicara tentang FSG tidak punya tempat di Liverpool, Glazers tidak punya tempat lagi di Manchester United,”

“Kami harus bekerja keras bersama untuk memastikan aturan kepemilikan di negara ini diubah, bahwa kami memiliki sistem di mana ini tidak dapat terjadi,” tegas Neville.

Prediksi Skor Napoli vs Lazio 23 April 2021

Napoli saat ini berada di posisi ke-5 pada klasemen sementara, tertinggal dua poin saja dari Atalanta yang berada di peringkat ke-4. Artinya, pasukan Gennaro Gattuso masih sangat berpeluang untuk finish di empat besar dan mendapatkan tiket ke ajang Liga Champions Eropa musim depan. DAFTAR POKER ONLINE TERBARU 2021

Tentunya itu tidak akan mudah, apalagi di satu sisi Partenopei hanya unggul empat poin dari Lazio yang ada di posisi ke-6. Lebih menariknya lagi, kedua tim ini akan saling berhadapan dalam duel giornata ke-32 Serie A pada Jum’at 23 April 2021 mendatang.

Dalam pertandingan nanti, Napoli akan bertindak sebagai tuan rumah yang berarti mereka mungkin lebih diunggulkan menang. Apalagi, di atas kertas pasukan Gennaro Gattuso memang tampak lebih baik dibandingkan Lazio.

Tapi tentu saja hal tersebut juga tidak bisa jadi patokan siapa yang akan memenangkan duel nanti, apalagi Lazio yang berada di posisi ke-6 pada klasemen sementara saat ini hanya unggul satu poin dari sang rival sekota, AS Roma yang ada di peringkat ke-7.

Lima Pertandingan Terakhir Napoli :

03/04/2021 SSC Napoli 4-3 FC Crotone
22/03/2021 AS Roma 0-2 SSC Napoli
15/03/2021 AC Milan 0-1 SSC Napoli
08/03/2021 SSC Napoli 3-1 Bologna FC
04/03/2021 Sassuolo Calcio 3-3 SSC Napoli

Lima Pertandingan Terakhir Lazio :

11/04/2021 Verona 0-1 Lazio
03/04/2021 Lazio 2-1 Spezia
21/03/2021 Udinese 0-1 Lazio
18/03/2021 Bayern Munchen 2-1 Lazio
12/03/2021 Lazio 3-2 FC Crotone

Singkatnya, selain punya misi memangkas jarak dengan Napoli yang ada di peringkat ke-5, Lazio juga bertekad menjauh dari kejaran AS Roma. Jadi, apakah motivasi kedua tim yang sama besar ini akan mempengaruhi hasil akhir pertandingan nanti?

Prediksi Susunan Pemain

Napoli: Alex Meret; Kevin Malcuit, Amir Rrahmani, Konstantinos Manolas, Faouzi Ghoulam, Piotr Zielinski, Diego Demme, Stanislav Lobotka, Matteo Politano, Andrea Petagna, Hirving Lozano.

Lazio : Pepe Reina; Patric, Luiz Felipe, Francesco Acerbi, Adam Marusic, Sergej Milinkovic-Savic, Marco Parolo, Mohamed Fares, Andreas Pereira, Ciro Immobile, Felipe Caicedo

Solskjaer Akui Granada Bisa Jadi Lawan Yang Sulit

Di atas kertas, Manchester United memang unggul segalanya atas Granada, akan tetapi pelatih Ole Gunnar Solskjaer tampaknya tak mau lengah. Menurutnya, wakil La Liga Spanyol itu bisa jadi ancaman berarti bagi timnya.

Seperti diketahui, Dinihari WIB Besok (09/04), Manchester United akan memainkan pertandingan leg pertama babak perempat final Liga Europa melawan wakil Spanyol, Granada.

Jelang pertandingan tersebut, Manchester United bisa dikatakan lebih unggul dalam berbagai aspek dibandingkan Granada. Setan Merah punya skuat yang lebih bagus, dan di satu sisi Granada juga tidak sedang dalam periode positif.

Akan tetapi, Ole Gunnar Solksjaer selaku manajer Setan Merah tak mau timnya lengah, dia percaya bahwa Granada sangat bisa menjadi lawan yang sulit bagi Manchester United.

“Ya, saya menonton sejumlah pertandingan mereka dan saya berbicara dengan beberapa kawan saya di Molde dan mereka memberikan informasi yang bagus mengenai mereka,” buka Solskjaer kepada MUTV.

Ya, Solskjaer sudah mengamati beberapa pertandingan terakhir yang dimainkan Granada, dimana darisana pelatih asal Norwegia tersebut berkesimpulan bahwa Granada punya mental yang sangat kuat.

“Kami sudah menganalisis permainan mereka dan kami mengamati beberapa pertandingan terakhir mereka. Mereka adalah tim yang bagus secara keseluruhan. Mereka punya karakter dan semangat yang begitu luar biasa,” tambahnya.

Lebih lanjut, Solskjaer melihat sebuah fakta yang menarik dari Granada, bahwa mereka adalah salah satu tim yang memainkan pertandingan terbanyak di Eropa, karena itulah Granada bisa jadi lawan berat dalam pertandingan nanti.

“Mereka baru promosi [ke La Liga] di musim 18/19, lalu mereka tampil dengan luar biasa di musim 19/20, dan ini musim kedua mereka di La Liga,”

“Saya rasa mereka adalah salah satu tim yang memainkan pertandingan terbanyak di Eropa. Saya rasa itu sangat mengesankan dan kami tahu ini akan jadi duel yang berat,” ujarnya.

Adapun dalam pertandingan tersebut, Manchester United mungkin akan menurunkan skuat terbaiknya, karena hanya ada dua pemain yang absen karena positif Covid-19, mereka adalah Anthony Martial dan Eric Bailly.

Rio Ferdinand Kembali Bicara Soal Donny van De Beek

Legenda Manchester United, Rio Ferdinand kembali bicara tentang Donny Van De Beek yang sempat dikritiknya beberapa waktu lalu. Menurut Ferdinand, terlalu cepat untuk mengatakan bahwa De Beek adalah pembelian Flopp.

Beberapa waktu lalu, Rio Ferdinand memang pernah mengkritisi Van De Beek, tepatnya saat Manchester United dikalahkan oleh Leicester City pada ajang Piala FA yang membuat Setan Merah pada akhirnya tersingkir dari ajang tersebut.

Dalam pertandingan tersebut, Donny Van De Beek bermain sejak menit pertama, namun performanya dalam laga tersebut tampak sangat mengecewakan. Tidak sedikit yang menganggapnya sebagai biang kekalahan MU.

Ferdinand sendiri saat itu mengkritisi manajemen Manchester United yang menghabiskan 40 juta Euro untuk gelandang muda Belanda tersebut. Singkatnya, Ferdinand menganggap Van De Beek adalah pembelian yang tak perlu.

Memang, sejak baru bergabung ke Old Trafford pada musim panas kemarin sampai sekarang, Van De Beek belum kunjung menampilkan performa yang bagus.

Tapi menariknya, dalam wawancara terbaru, yang bersangkutan malah mengatakan bahwa terlalu awal untuk menganggap Van De Beek sebagai pembelian gagal.

“Saya bisa mengerti perasaan yang ia [van de Beek] rasakan saat ini,” ujar Ferdinand kepada FIVE.

Lebih lanjut menurut sang legenda, Donny Van De Beek sejatinya hanya perlu diberikan kesempatan tampil lebih banyak agar bisa menunjukkan kemampuannya di atas lapangan.

“Saya rasa pemain di level manapun, ketika ia hanya diberikan waktu bermain dua atau tiga menit di setiap pertandingan, maka ia tidak bisa menghadirkan perbedaan bagi tim,” tandasnya.

Menurutnya, itulah alasan kenapa penampilan Van De Beek tampak tak sesuai ekspektasi. Ferdinand sendiri merasa bahwa sang gelandang layak mendapatkan kesempatan tampil lebih banyak.

“Saya rasa dia [van de Beek] tidak mendapatkan cukup banyak kesempatan musim ini. Jadi saya rasa tidak adil menyebutnya sebagai pemain flop, karena ia tidak berada dalam posisi untuk bermain secara konsisten,” ujarnya.

Kabarnya, pelatih Ole Gunnar Solskjaer akan memberikan Van de Beek kesempatan satu musim lagi.

DAFTAR SBOBET TERBARU 2021