Pandit sepakbola Inggris, Gary Neville mengeluarkan pernyataan yang cukup emosional terkait dengan situasi yang menimpa mantan klubnya saat ini, Manchester United. Sembari menitihkan air mata, sang legenda meminta keluarga Glazer untuk angkat kaki dari Old Trafford.

Sebagaimana diketahui, Manchester United belakangan ini memang sedang berada dalam situasi yang tak kondusif. Situasi tersebut dipicu oleh keputusan klub ikut serta di ajang European Super League atau ESL.

Akibat dari keputusan tersebut, Setan Merah menerima kecaman dari berbagai pihak mulai dari fans, para pemain sampai legenda klub seperti Rio Ferdinand, David Beckham dan Gary Neville.

Bahkan, mantan pelatih legendaris mereka yakni Sir Alex Ferguson juga secara terbuka melayangkan kritik kepada Manchester United terkait ESL ini. Ferguson bahkan mengaku tidak senang dengan gagasan kompetisi Liga Super Eropa tersebut.

Setelah selama kurang lebih dua hari dipenuhi kritik, Manchester United akhirnya mengambil sikap tegas dengan mundur dari kompetisi tandingan Liga Champions Eropa terssebut.

Menariknya, Langkah itu kemudian juga disertai dengan mundurnya Ed Woodward dari jabatan sebagai wakil eksekutif United pada akhir tahun ini.

Mengomentari keputusan Ed Woodward tersebut, Gary Neville merasa bahwa ini belum cukup karena menurut dia, Ed Woodward bukanlah sosok dibalik keputusan Setan Merah bergabung dengan European Super League.

“Ed Woodward tahu waktunya di sepak bola telah berakhir, mungkin pagi ini, dan dia mungkin melakukannya untuk menghindari kritik yang akan datang dalam beberapa bulan ke depan,”

“Namun, Ed Woodward adalah batang pohon, kita sekarang harus mencari akarnya,” kata Neville kepada Sky Sports. POKER ONLINE TERPERCAYA 2021

Nah, akar yang dimaksud Gary Neville disini adalah Keluarga Glazer selaku pemilik saham terbesar Manchester United. Diapun tak ragu meminta mereka untuk mengikuti jejak Ed woodward.

“Jamie Carrager baru saja berbicara tentang FSG tidak punya tempat di Liverpool, Glazers tidak punya tempat lagi di Manchester United,”

“Kami harus bekerja keras bersama untuk memastikan aturan kepemilikan di negara ini diubah, bahwa kami memiliki sistem di mana ini tidak dapat terjadi,” tegas Neville.