Higuain: Jika Sukses Kalahkan Inter, Scudetto Akan Makin Dekat Dengan Kami

Juventus sedang ditunggu sebuah ujian besar Inter Milan akhir pekan ini. Pertandingan tersebut dirasakan oleh sang striker, Gonzalo Higuain bisa jadi langkah penting bagi Juventus dalam mempertahankan gelar juara Serie A.

Akhir pekan lalu, Juventus berhasil menjauhi para rivalnya. Hasil buruk yang diperoleh dua rival terdekat mereka, AS Roma dan Napoli membuat La Vecchia Signora semakin nyaman di puncak klasemen.

Juventus kokoh di puncak klasemen sementara dengan perolehan 51 poin dari 21 pertandingan, unggul empat poin dari AS Roma yang ada di peringkat kedua. Mereka juga masih memiliki satu laga tunda melawan Crotone.

Pada pekan ke 23 akhir pekan ini, Juventus akan berhadapan dengan di lanjutan Serie A, Minggu 5 Februari 2017. La Beneamata sendiri sekarang sedang dalam performa impresif menyusul sembilan kemenangan beruntun di semua ajang dan sudah merangsak ke posisi empat besar di klasemen.

Menilik performa Inter Milan, Higuain sadar akan tantangan yang ada di hadapan timnya. Namun kemenangan dalam pertandingan itu disebutnya akan berarti sangat besar bagi usaha Juventus dalam mengejar scudetto.

“Gigi Buffon benar ketika dia memberi pujian kepada Inter Milan, mereka sekarang berada di atas sana bersama Real Madrid dan Barcelona untuk persoalan performa saat ini,” ujar Higuain seperti yang dilansir dari Soccerway.

“Tapi jika kami berhasil menang melawan mereka pada hari Minggu mendatang, kami bisa mengambil langkah besar menuju Scudetto,” lanjut striker asal Argentina itu.

“Bagaimanapun itu bisa menjadi laga yang berpotensi jadi ujian terbesar kami di musim ini. Penting untuk menghadapinya dengan sikap yang benar. Inter Milan adalah tim dengan sejarah hebat dan memenangkan banyak gelar. Mereka pantas mendapat respek,” imbuhnya.

Dybala Segera Teken Perpanjangan Kontrak

Juventus mengungkapkan jika mereka sedang melakukan negosiasi kontrak baru dengan salah satu penyerang andalan mereka, Paulo Dybala dan proses negosiasi itu masih berjalan lancar sampai saat ini. Kontrak baru untuk Dybala akan diumumkan dalam beberapa pekan mendatanbg.

Dybala pertama kali datang ke Juventus usai dibeli dari Palermo pada musim panas 2015 silam. Pemain tim nasional Argentina kala itu mendapatkan kontrak selama lima tahun.

Penampilan impresif yang diperlihatkan oleh Dybala selama memperkuat La Vecchia Signora lantas membuatnya dihubung-hubungkan dengan beberapa klub. Real Madrid dan Barcelona jadi dua tim yang paling kencang dikabarkan memburu pemain berusia 23 tahun itu.

Maka, demi membuat Dybala bertahan di Turin, manajemen Bianconeri sudah siap untuk menyodorkan perjanjian kontrak baru. Negosiasi untuk kontrak Dybala disebut tidak terkendala dengan persoalan apapun dan akan segera diumumkan ke publik tidak lama lagi.

“Kami sudah bertemu dan bernegosiasi dengan perwakilannya, saya pikir tidak akan ada masalah. Pengumumannya mungkin akan kami lakukan dalam beberapa pekan mendatang,” ujar Direktur Umum Juve, Giuseppe Marotta.

“Paulo menyatakan jika dia sangat betah berada di sini dan kami senang bisa memiliknya, itulah kenapa kami merasa ada peluang untuk melangkah ke depan bersama-sama,” imbuhnya.

Selama memperkuat tim raksasa asal Turin ini, Dybala sudah tampil dalam 67 pertandingan di seluruh ajang kompetitif dengan catatan 31 gol dan 13 assist.

Donnarumma Dan Locatelli Bisa Jadi Bintang Timnas Italia Di Masa Depan

Sejumlah pemain muda yang tengah memperkuat AC Milan diyakini akan menjadi masa depan bagi Tim nasional Italia. Legenda AC Milan, Filippo Inzaghi, menilai jika para pemain muda Rossoneri sudah berhasil unjuk gigi pada usia yang amat muda.

Menurut Inzaghi, penjaga gawang Milan saat ini, Gianluigi Donnarumma adalah sosok yang pantas menjadi penerus Gianluigi Buffon. Kemudian ada Manuel Locatelli, yang merupakan gelandang Rossoneri, jadi masa depan lini tengah Gli Azzurri.

Namun, situasi buruk sedang dialami oleh Donnarumma dan Locatelli. Milan tiga kali kalah beruturut-turut, yang terakhir, performa kedua pemain ini menerima kritik tajam ketika tim asuhan Vincenzo Montella takluk 1 – 2 di tangan Udinese.

“Saya akan berharap bahwa orang-orang dan media bisa membantu mengawal talenta-talenta muda kami. Mereka punya kemampuan dan kesempatan untuk sampai pada level tersebut. Kritik berlebihan adalah sesuatu yang salah karena wajar saja bagi pemain muda jika penampilannya belum bisa konsisten,” ucap Inzaghi

Usia Donnarumma saat ini baru 17 tahun, sementara Locatelli berusia 19 tahun. Inzaghi, yang pernah menjadi manajer AC Milan ini memberi pujian atas performa Montella yang memberikan kepercayaan kepada para pemain muda secara reguler.

“Saya optimis jika mereka bisa segera keluar dari momen buruk ini. Kami tidak bisa memulai perdebatan tentang pemain muda setiap kali selesai pertandingan. Montella lebih tahu daripada siapa pun untuk memainkan para pemain muda itu,” paparnya.

“Kami mendapatkan Donnarumma, yang bermain bersama tim nasional senior pada usia 17 tahun dan meneruskan Gigi Buffon. Jika Locatelli memiliki Riccardo Montolivo di sampingnya, itu membantunya dalam memberinya saran dan contoh bagus,” ujar Inzaghi.

Buffon: Inter Yang Sekarang Lebih Berbahaya Dibanding Barca Dan Madrid

Inter Milan akan menjadi ujian selanjutnya bagi Juventus dalam usaha mempertahankan gelar Serie A. Sang penjaga gawang, Gianluigi Buffon memperingatkan jika penampilan Inter Milan saat ini sedang menggila, bahkan lebih berhabaya ketimbang dua tim raksasa Spanyol, Real Madrid dan Barcelona.

Di bawah arahan pelatih Stefano Pioli, La Beneamata memang sudah menunjukkan tanda-tanda peningkatan yang signifikan. Nerazzurri tercatat selalu meraih kemenangan dalam sembilan pertandingan terakhirnya di seluruh ajang kompetitif.

Rangkaian hasil bagus tersebut turut melejitkan posisi Inter Milan di papan klasemen sementara Serie A. Mereka kini duduk di peringkat keempat dengan perolehan 42 poin dari 22 pertandingan, berjarak sembilan poin dari Juventus yang ada di puncak klasemen.

Juventus dan Inter Milan akan saling adu kekuatan dalam lanjutan Serie A pada Minggu, 5 Februari 2017 mendatang. La Vecchia Signora bertekad untuk melakukan balas dendam setelah kalah 1-2 dari Inter pada pertemuan pertama musim ini. Namun, Buffon yakin hal tersebut akan sulit.

“Pada pertandingan berikutnya, Inter Milan sudah menunggu kami. Pernampilan mereka saat ini bersama Stefano Pioli bahkan bisa dibilang lebih baik dibandingkan Real Madrid dan Barcelona,” ujar Buffon.

“Itu akan menjadi pertandingan yang tidak akan mudah bagi kami. Kami harus waspada dengan kekuatan mereka,” imbuhnya.

“Inter Milan adalah tim yang sangat kuat. Mereka sudah berhasil membuktikannya saat kami bertemu pada paruh pertama musim,” kata Buffon.

Liverpool Harus Segera Temukan Momentum Untuk Bangkit

Belakangan ini Liverpool seperti sangat sulit memperoleh kemenangan. Kesempatan merengkuh gelar-gelar juara pun dinilai pelan-pelan mulai menjauh dari mereka.

Hanya satu kemenangan yang didapatkan oleh James Milner dan kawan-kawan dalam delapan pertandingan terakhir. Itupun hanya mereka raih dari tim level empat di kasta sepakbola Inggris, Plymouth Argyle, dengan skor tipis 1 – 0.

Sisa tujuh lainnya mereka akhiri dengan tiga hasil imbang serta empat kekalahan. Maka dengan hasil-hasil itu pula The Reds melepas satu per satu kesempatan mereka untuk memenangkan gelar di akhir musim ini.

Mereka dikalahkan oleh Southampton di babak semifinal Piala Liga Inggris usai kalah dalam dua pertandingan dengan agregat 0 – 2. Di Piala FA, langkah The Merseyside Gank ini terhenti setelah dibungkam tim divisi dua, Wolverhampton Wanderers, dengan skor 1 – 2 di Anfield, Sabtu, 28 Januari 2017 malam WIB tadi.

Sementara di Premier League, dua kali imbang serta satu kekalahan dalam tiga pertandingan terakhir membuat anak-anak asuh Juergen Klopp dan kawan-kawan melorot ke posisi empat. Mengumpulkan nilai 45 dari 22 pekan, mereka saat ini tertinggal 10 poin dari Chelsea yang ada di puncak klasemen.

Liverpool pun saat ini berada dalam misi mencari momentum untuk menemukan kembali kepercayaan diri mereka. Nah, sebuah tantangan besar menanti, saat harus menjamu Chelsea di lanjutan Premier League, Rabu, 1 Februari 2017 dinihari WIB, tengah pekan ini.

Bicara soal situasi timnya saat ini, Klopp tidak membantah kalau keadaannya sedang tidak menyenangkan. Tapi dia menilai justru di momen-momen seperti inilah, kesempatan untuk bangkit lebih mudah ditemukan.

“Kita membicarakan soal kepercayaan diri beberapa bulan silam dan saya mengatakan itu layaknya sebuah bunga kecil. Jika ada sesuatu yang menghantamnya, maka ya rontok sudah,” kata Klopp.

Roma Pinjam Clement Grenier Sampai Akhir Musim

AS Roma merekrut pemain baru pada bursa transfer musim dingin bulan Januari ini. I Giallorossi mendatangkan gelandang Olympique Lyon, Clement Grenier.

Grenier sudah berada di kota Roma pada hari Jumat, 27 Januari 2017 silam. Namun baru pada hari Sabtu, 28 Januari 2017 waktu setempat gelandang serang berkebangsaan Prancis berusia 26 tahun tersebut mengikuti tes medis dan menandatangani kontrak.

“AS Roma dengan senang hati mengumumkan bahwa kesepakatan telah tercapai dengan Olympique Lyon untuk perekrutan Clement Grenier dengan status pinjaman sampai akhir musim,” demikian bunyi pernyataan Roma di situs resminya.

Roma merekrut Grenier dengan status pinjaman hingga musim panas mendatang. Dalam klausul kesepakatan, Roma memiliki opsi untuk mempermanenkan status Grenier.

Grenier jarang mendapatkan kesempatan bermain di tim utama Lyon di musim ini. Sejauh ini, Grenier hanya tampil dalam empat pertandingan sebagai pemain pengganti di Ligue One.

Dipromosikan ke tim utama Lyon dari akademi pada tahun 2009 silam, Grenier sudah bermain sebanyak 152 kali hingga awal tahun 2017 ini. Dalam kurun waktu tersebut, Grenier sudah 18 gol serta 28 assist.