Chelsea Memang Berpeluang Besar Juara, Tapi Masih Dini Sebut Persaingan Sudah Usai

Chelsea saat ini memang sedang berada di posisi yang sangat bagus untuk meraih gelar juara Premier League musim ini. Akan tetapi, jika menilai persaingat musim ini sudah selesai itu dirasa sangat konyol.

Chelsea nyaman di puncak klasemen saat ini dengan perolehan 55 poin dari 22 pekan. Mereka unggul delapan poin dari Arsenal yang duduk peringkat dua.

Jarak yang terus melebar tidak terlepas dari laju stabil The Blues. Mereka hanya menelan satu kekalahan dalam 16 pertandingan terakhir, sementara 15 pertandingan lainnya mereka akhiri dengan kemenangan.

Sementara perjalanan rival-rival mereka seperti Arsenal, Liverpool, dan Manchester City terbilang sedang kurang oke. Praktis cuma Tottenham Hotspur yang saat ini cukup konsisten untuk mengejar Chelsea. Harry Kane dan kawan-kawan hanya sekali gagal menang dalam tujuh laga terakhir, yang mana berakhir imbang.

Dalam dua pertandingan liga selanjutnya, Chelsea akan berhadapan dengan Liverpool dan Arsenal. Jika bisa pulang dengan poin penuh, posisi mereka tidak diragukan lagi akan semakin kuat. Walaupun begitu, tetap terlalu cepat untuk langsung menyimpulkan trofi akan diraih oleh Chelsea.

“Akan mudah untuk mengatakan Chelsea bisa memenangkan titel jika mereka bisa menang melawan Liverpool dan Arsenal dalam dua pertandingan liga mereka berikutnya. Namun itu juga akan jadi asumsi yang cukup konyol,” ungkap mantan pemain Arsenal, Ian Wright.

“Apapun yang terjadi pada dua pekan mendatang, saya masih mengharapkan sedikit lika-liku. Tapi Arsenal, Liverpool, dan Manchester City harus jauh lebih konsisten jika mereka mau memberi tekanan kepada Chelsea,” jelas Ian Wright.

Jadi Target Pembelian Liga China, Rooney Tegaskan Bahagia di MU

Penyerang Manchester United, Wayne Rooney santer dikabarkan menjadi target buran dari klub-klub di China Super League. Namun, Rooney mengisyaratkan ingin bertahan setidaknya sampai kontraknya berakhir.

Striker sekaligus kapten United itu sedang menjalani situasi yang berbeda dibandingkan musim-musim sebelumnya. Seiring dengan ketajaman Rooney yang menurun, manajer Jose Mourinho terpaksa tidak memainkan dia rutin sebagai starter.

Alhasil, Rooney baru mencatatkan 26 penampilan di seluruh ajang kompetitif, dengan delapan kali tampil sebagai starter di Premier League. Namun, pesepakbola berusia 31 tahun itu tetap memberi kontribusi dengan mengemas 10 assist dan lima gol, termasuk gol bersejarah ke gawang Stoke City yang menyelamatkan The Red Devils dari kekalahan.

Kontrak Rooney bersama Manchester United masih tersisa dua musim lagi. Mantan pemain Everton ini baru akan mempertimbangkan masa depannya setelah kontraknya habis.

“Aku akan menghormati kontrakku dengan United. Aku sudah bermain bersama dengan klub ini sangat lama,” ungkap Rooney kepada Sky Sports.

“Dalam sepakbola, segala hal adalah yang yang mungkin dan banyak hal terjadi dengan sangat cepat tapi aku tegaskan bahwa aku sangat bahagia bersama Manchester United. Aku masih ingin lebih banyak bermain di sini.”

“Aku bermain bersama klub terbaik dunia dan disini rasanya sangat menyenangkan, sebuah momen yang bagus secara pribadi, jadi aku rasa aku mempunyai satu tahun dengan pilihan setahun lain. Kita lihat saja apa yang terjadi setelah itu.”

Juventus Dan Bayern Berebut Verratti

Agen gelandang Paris Saint-Germain, Marco Verratti mengungkapkan kliennya tengah didekati oleh dua tim rakasasa Eropa, Juventus dan Bayern Muenchen. Namun, sang agen mengakui jika peluang Verratti untuk hengkang dari PSG dalam waktu dekat masih kecil.

Verratti langsung tampil cemerlang setelah didatangkan oleh Les Parisiens dari Pescara pada musim panas 2012. Dia nyaris tidak tergantikan di lini tengah dan sudah tampil di hampir dalam 200 pertandingan bersama PSG di seluruh ajang kompetitif.

Spekulasi soal masa depan Verratti sendiri sudah terdengar di permukaan sejak beberapa musim belakangan. Namun, gelandang tim nasional Italia ini menegaskan komitmennya kepada klub dengan memperpanjang kontraknya sampai tahun 2021 mendatang.

“Semua orang berpikir soal Marco Verratti, hanya saja masalahnya adalah bagaimana membawa dia pergi dari Paris,” kata Donati Di Campli (agen Marco Verratti), kepada La Stampa.

“Saya selalu mengulang ini: dia baru saja menadatangani kontrak baru yang akan membuatnya bertahan di sana sampai 2021 dan dia harus menghormatinya. Masalahnya adalah Marco ingin menang. Kalau bisa dia ingin meraih gelar juara di Paris, kalau tidak kita lihat apa yang terjadi selanjutnya.”

“Juventus bertanya kepada saya soal kemungkinan membawanya ke sana, tapi saya rasa itu masih sulit dilakukan,” sambung Di Campli.

“Untuk Soal Bayern Muenchen? Carlo Ancelotti menunjukkan ketertarikan kepada Marco. Tidak diragukan lagi tapi saya belum menerima telepon ataupun penawaran. Kalaupun saya dihubungi, pasti saya sudah memberi tahu Paris Saint-Germain dan Marco.”

Ibrahimovic Masih ‘Buas’

Manchester United tidak mampu melanjutkan tren kemenangan mereka usai ditahan imbang oleh Liverpool. Walaupun demikian, Zlatan Ibrahimovic masih rutin mencetak gol.

Menjamu Liverpool di Old Trafford, Minggu, 15 Januari 2017 malam WIB, United dengan kondisi mental yang sangat baik dengan modal rentetan 15 pertandingan tanpa terkalahkan di Premier League. Terakhir kali mereka pulang tanpa poin adalah ketika dipermalukan 0 – 4 dari Chelsea akhir Oktober silam.

Selain itu MU juga berhasil meraih kemenangan dalam sembilan pertandingan terakhirnya di seluruh ajang kompetitif. Wajar saja jika mereka begitu diunggulkan atas The Reds yang masih loyo selepas pergantian tahun.

Namun, Liverpool berhasil memberi perlawanan dan malah unggul lebih dulu melalui penalti dari James Milner menyusul hand-ball Paul Pogba pada menit ke-27. Bahkan, The Reds punya beberapa kesempatan untuk menggandakan keunggulan namun gagal dimaksimalkan.

The Red Devils yang di laga ini lebih banyak menguasai bola pun akhirnya mampu menyamakan skor pada menit ke-83 melalui sundulan dari Ibrahimovic dan skor 1 – 1 bertahan hingga pertandingan berakhir.

Hasil imbang 1 – 1 itu pun gagal membuat MU melanjutkan rentetan kemenangan menjadi 10 laga yang terakhir kali ditorehkan beberapa tahun silam. Walaupun demikian, MU masih mempertahankan tren tidak terkalahkan menjadi 16 pertandingan berturut-turut di Premier League.

Gol yang disumbangkan oleh Ibrahimovic di pertandingan tadi juga meneruskan tren positifnya dalam membobol gawang lawan. Dia kini sudah mencetak 14 gol dari 20 pertandingan, menyamai rekor Robin van Persie serta hanya kalah dari Dwight Yorke serta Ruud van Nistelrooy.

Juventus Bahas Transfer Evra Dengan Tenang

Bek Juventus, Patrice Evra dikabarkan sudah dekat dengan pintu keluar dari Juventus. Pihak La Vecchia Signora pun membahas rumor transfer Evra tersebut dengan kepala dingin.

Evra tidak selalu dimainkan dalam setiap pertandingan bersama Juventus di musim ini. Dia baru bermain dalam 13 pertandingan. Enam laga dicatatkan di Liga Champions, enam laga lainya di Liga Italia, sementara satu pertandingan sisa di Piala Super Italia.

Tak puas dengan jatah bermain yang lebih sedikit dibandingkan musim-musim sebelumnya, Evra pun memilih untuk angkat kaki pada bursa transfer musim dingin bulan Januari ini. Crystal Palace disebut-sebut menjadi klub yang ditunju oleh mantan bek Manchester United ini.

Mengenai masa depan Evra, manajer Juventus, Massimiliano Allegri, ikut angkat bicara. Dia tidak merasa terganggu, bahkan mengaku membahasnya dengan tenang.

“Masalah ini sama sekali tidak mengganggu saya karena Patrick benar-benar seorang pemain yang selalu bersikap profesional dan juga sosok pribadi yang sangat baik,” ungkap Allegri seperti dilansir dalam Football Italia.

“Saya dan dia membahas soal itu dengan tenang, dia mengevaluasi apa yang ingin dia lakukan. Tapi, itu jelas bukanlah sebuah masalah untuk kami,” imbuhnya.

Tak Menangkan Penghargaan Pelatih Terbaik, Zidane Tak Kecewa

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane mengaku tidak kecewa setelah tidak terpilih sebagai pelatih terbaik dunia tahun 2016. Zidane hanya ingin agar Madrid bisa terus meraih kemenangan.

Zidane berhasil membawa Los Galacticos memenangkan Liga Champions musim lalu. Alhasil, pelatih berkebangsaan Prancis itu terpilih sebagai salah satu dari tiga finalis peraih penghargaan pelatih terbaik dunia FIFA 2016 bersama Claudio Ranieri (Leicester City) dan Fernando Santos (tim nasional Portugal).

Namun, dalam gala dinner yang diselenggarakan di Zurich, Swiss, pada hari Selasa, 10 Januari 2017 dinihari WIB, penghargaan tersebut diraih oleh Ranieri.

Ranieri secara mengejutkan membawa Leicester sebagai juara Premier League 2015/2016 memperoleh suara terbanyak dengan 22,06%, mengungguli Zidane yang memperoleh 16,56%, serta dan Santos, yang menghadirkan Piala Eropa pertama bagi Portugal dengan suara 16,24%.

Walaupun demikian, Zidane juga layak berbahagia karena Real Madrid menempatkan banyak pemainnya di tim terbaik FIFA. Sergio Ramos, Marcelo, Luka Modric, Toni Kroos, dan Cristiano Ronaldo berada dalam daftar berisikan 11 pemain.

“Fokus saya adalah pada tim dan apakah kami akan terus bermain dengan baik. Saya harus berterima kasih kepada para pemain karena mereka adalah karena mereka saya bisa berada di antara tiga nominasi, serta juga terima kasih untuk seluruh staf pelatih,” ucap Zidane.

Real Madrid baru saja menyamai rekor Barcelona dengan membukukan laju tidak terkalahkan dalam 39 pertandingan beruntun sejak awal April tahun lalu. Madrid juga memimpin perburuan trofi juara La Liga dengan unggul lima poin atas Barca, dan juga masih memiliki satu laga sisa.