Tiga Alasan Manajemen MU Tak Akan Dukung Jose Mourinho

Jose Mourinho dipecat dari Manchester United

Jose Mourinho tengah dalam kondisi terdesak di Manchester United. Pelatih dari Portugal tersebut harus menahan malu karena timnya kembali memperoleh hasil buruk dan disebut-sebut akan segera dipecat dalam minggu ini.

Jose Mourinho sendiri sudah menjabat sebagai pelatih Manchester United sejak dua tahun yang lalu. Setelah terpuruk bersama pelatih sebelumnya, yakni Louis van Gaal, Mourinho dinilai dapat mengembalikan kejayaan MU. Dan benar saja, kinerja tim kian meningkat pada musim pertamanya sebagai pelatih.

Akan tetapi, saat ini, kondisi berbalik. MU selama musim ketiga bersama Mourinho selalu menghasilkan laga buruk. Mereka sudah mencatatkan tiga kekalahan dalam laga Premier League musim ini dan kian jatuh ke posisi 10 di klasemen.

Keadaan ini dipercaya keputusan manajemen klub yang tidak ingin mengeluarkan banyak biaya demi membeli pemain incaran Mourinho. Di musim ini, tim hanya mendapat pemain anyar seperti Diego Dalot, Lee Grant dan Fred. Akan tetapi, Ed Woodward dan pihak manajemen memiliki alasan terkait penolakan perekrutan pemain baru di MU.

Berikut tiga alasan pihak manajemen MU tersebut.

Jose Mourinho dan Paul Pogba

Mourinho Dinilai Gagal

Biasanya saat klub super kaya sekelas United tak mau mengeluarkan dana untuk pemain pilihan pelatih, dikarenakan alasan ketidakmampuan sang pelatih. Hal tersebut dibuktikan dalam empat musim transfer belakangan ini.

Sampai saat ini, Mou dinilai gagal mengeluarkan potensi besar di nyaris pemain barunya. Diantaanya, ada Paul Pogba, Victor Lindelof, hingga Fred dan Alexis Sanchez. Mereka tidak begitu tampil memuaskan sejak bergabung di United.

Pastinya pertimbangan ini menghindari klub dari kerugiaan besar. Dengan melihat perkembangan Mourinho melatih dua tahun di klub, dia sudah mendapatkan lebih dari sepuluh pemain namun tidak banyak perubahan pada tim.

Tak Ada Peningkatan

Pihak Manajemen United juga mempertimbangkan pengeluaran Mourinho terkait bursa transfer sebelumnya. Mereka sudah menghabiskan lebih dari 300 juta pounds namun MU masih berada dalam posisi buruk.

Tim sekelas Liverpool dan Manchester City juga melakukan banyak perombakan pemain, namun mereka dapat menghasilkan prestasi yang mengesankan di lapangan dan dalam kompetisi. Mereka menjadi tim dengan peningkatan tinggi. Akan tetapi, untuk kasus Setan Merah, banyak pemain yang berkualitas namun tidak begitu dimaksimalkan dalam tim.

Mourinho sendiri sudah menghabiskan lebih dari 300 juta pounds untuk mendapatkan beberapa pemain incaran dan jelas pihak manajemen memberikan dukungan begitu juga penggemar klub tersebut.

Saat pelatih mendapatkan Eric Bailly dan Victor Lindelof dengan nilai 70 juta pounds, mereka pasti diharapkan bermain dengan baik dan mendapat waktu banyak di tim, namun banyak pemain pilihan Mou yang kemudian malah dicadangkan. Ini menjadi bukti jika Mourinho belum dapat memaksimalkan pemain yang dia rekrut sebelumnya, sehingga penampilan tim belum mendapat kemajuan. Jelas saja pihak manajemen tidak akan mau memberikan dukungan padanya.

Rekrutan Mourinho Jadi Tim Cadangan

Alasan ketiga pihak Manajemen Manchester United yang tidak mendukung aksi pelatih ini dalam bursa transer di musim panas ini adalah pemain yang kemudian disia-siakan. Jika dilihat dari sebagian para pemainnya di tim, dapat dinilai jika pelatih berumur 55 tahun ini tidak begitu percaya diri pada potensi pemain pilihannya.

Hadirnya Eric Bailly serta Victor Lindelof sejatinya dapat memberikan perlawanan tangguh dalam sisi lini pertahanan. Namun, Chris Smalling serta Phil Jones justru teru menjadi starter dan permainan mereka tidak berkembang.

Hal yang sama juga dialami oleh pemain baru yakni Fred. Dia malah selalu terlihat duduk di bangku cadangan saat adanya Scott McTominay. Hal tersebut malah membuat posisi Mourinho sebagai pelatih Manchester United dipertanyakan kualitasnya.

Jika Jose Mourinho terus hanya membeli pemain baru tanpa dapat meningkatkan performa mereka untuk menembus tim inti, maka jelas jika hal ini tidak ada gunanya. Walau didukung dengan banyak biaya yang dikeluarkan demi perbaikan tim, kinerja Mourinho yang tidak maksimal pada tiap pemainnya malah akan membuat Setan Merah kian terpuruk dan perlahan dia kehilangan dukungan dari pihak manajemen klub.